30 Mei 2026

SMA Negeri 1 Manado Gelar Seminar Bertemakan “Mendidik Dengan Hati”

Manado || Kibarnusantara – SMA Negeri 1 Manado gelar Seminar Pendidikan dengan Tema “Mendidik Dengan Hati”, kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula serbaguna SMA Negeri 1 Manado. Jumat (22/05/2025)

Seminar dihadiri oleh seluruh guru SMA Negeri 1 Manado, dengan Narasumber sekaligus penulis buku berjudul “Mendidik dengan Hati” Drs EL COSTANTINUS, M.Si.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermias,S.Pd, dalam keterangannya menjelaskan bahwa seminar tersebut sangatlah bermanfaat bagi guru guna meningkatkan kualitas sebagai tenaga pendidik di sekolah.

“Menjadi guru bukan sekedar masuk kelas mengajarkan pelajaran kepada murid tapi juga ada kepedulian, pendekatan, kasih sayang, itulah yang dinamakan mendidik dengan hati”, ucap Kepsek saat wawancara oleh media Kibar Nusantara di ruang kerjanya usai kegiatan seminar.

Kepsek menambahkan, pendidikan memang hal utama disamping pengetahuan dan keterampilan, ada yang namanya karakter.

“Jika guru hanya mengajarkan pengetahuan dan keterampilan tanpa karakter itu sama saja dengan menghasilkan ‘Setan yang cerdas’ artinya murid hanya pintar tapi berkelakuan tidak baik”, ungkap kepsek.

Kalimat “Setan yang cerdas” terdengar extreem namun kalimat itu menjadi pengingat bagi guru agar dalam proses belajar mengajar haruslah menekankan perihal pembentukan karakter murid.

“Saya menekankan kepada guru-guru SMA Negeri 1 Manado untuk memperhatikan yang namanya pembentukan karakter, itulah kenapa saya menyukai kalimat “Setan yang cerdas” agar supaya guru-guru selalu sadar, jika mengajarkan pengetahun dan keterampilan saja, maka yang nantinya akan dihasilkan bukanlah lulusan yang hebat, namun menghasilkan “Setan yang cerdas”. Jelas mantan kepala sekolah Eben Haezar.

Lebih lanjut, kepsek selalu menanamkan nilai-nilai positif bagi para guru seperti adanya kepedulian, kesungguhan, teladan.

“Jika guru mendidik dengan hati dengan demikian dia harus menjadi teladan bagi murid-murid, contohnya tidak datang terlambat ke sekolah, harus disiplin, apabila ada murid yang nakal pun tidak ditegur dengan kasar”, tambahnya.

Sebagai kepala sekolah yang sudah sangat berpengalaman kepsek selalu berupaya agar SMA Negeri 1 Manado selalu menghasilkan lulusan-lulusan yang terbaik dan menjadikan dunia pendidikan di Sulawesi Utara semakin berkualitas.

Sementara itu, saat disinggung perihal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), kepsek menyebut SMA Negeri 1 Manado sesuai dengan jadwal, pendaftaran akan dibuka serentak pada 2 Juni 2026.

Untuk penerimaan murid baru dibagi menjadi 4 jalur utama.
1.Jalur Domisili: Mencakup sistem rayon dan radius (jarak dari rumah ke sekolah).
2.Jalur Prestasi: Berdasarkan nilai rapor dan prestasi akademik maupun non-akademik.
3.Jalur Afirmasi: Khusus bagi siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu.
4.Jalur Perpindahan Orang Tua (Mutasi): Bagi siswa yang orang tuanya pindah tugas dan dibuktikan dengan dokumen resmi.

(Riandy)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *