Manado || Kibarnusantara – Setelah melewati seluruh kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), kini saatnya para siswa SMP Negeri 1 Manado memasuki tahap Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), guru-guru dan murid sudah siap mengikutinya, dari hari pertama hingga hari ketiga kegiatan berjalan baik dan lancar.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Manado Rahman Manggopa, M.Pd dalam keterangannya mengungkapkan bahwa kuota penerimaan siswa baru SMP Negeri 1 Manado tahun ajaran 2026/2027 seluruhnya sudah terpenuhi, meskipun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado hingga saat ini masih membuka kesempatan untuk mendaftar, namun pendaftaraan tersebut dimaksudkan bagi sekolah yang masih belum terpenuhi kuota siswa baru.
“Kuota yang ditetapkan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado untuk SMP Negeri 1 Manado sejumlah 544 siswa sudah terpenuhi, kuota tersebut dibagi menjadi 17 rombongan belajar (Rombel), untuk kapasitas masing-masing rombel diisi oleh 32 siswa, dari hari pertama hingga hari ketiga kegiatan belajar mengajar semuanya berjalan dengan baik”, ungkap kepsek dalam wawancara diruang kerjanya. Rabu (22/07/2026)
Sebelum dimulainya kegiatan belajar mengajar, sekolah mengadakan rapat bersama orang tua dari masing-masing murid kelas 7, hal ini bertujuan untuk membangun komunikasi, komitmen sehubungan dengan aturan-aturan dan praktek yang ada disekolah, kepsek menegaskan bahwa setiap aturan sekolah mempunyai sanksi.
“Kalau sudah masuk SMP Negeri 1 Manado berarti siap mengikuti aturan, jangan sampai ada paradigma-paradigma dari luar yang menyatakan bahwa sekolah terkenal tapi tidak becus, dan yang paling utama adalah guru-guru, kualitas sekolah harus dipertahankan dan ditingkatkan, sekolah juga bisa berkembang dan maju jika ada kerja sama antara sekolah dan topangan orang tua murid, sama-sama kita jaga sekolah ini”, tegas kepsek.
Kepsek menambahkan, rapat guru dilakukan setiap bulan, tujuannya untuk mengevaluasi kinerja dari para guru.
“Program rapat guru akan dilaksanakan setiap bulan satu kali, tapi jika kami melihat kinerja guru tidak sesuai dengan apa yang disepakati, saya akan segera mengadakan rapat evaluasi dalam rangka peningkatan kinerja”, tambahnya.
Lebih lanjut kepsek menjelaskan, penerimaan siswa baru dilaksanakan melalui aplikasi “Teman Baru” dan seleksi ketat dari panitia.
“Sistem penerimaan siswa baru melalui aplikasi “Teman Baru” adalah terobosan yang bagus dan sangat membantu panitia sekolah, sebab aplikasi ini dapat menghindari namanya konflik kepentingan, seluruh panitia penerimaan siswa baru harus bekerja sesuai sistem dan mereka telah membuat pernyataan Fakta Integritas, apabila membuat kesalahan maka siap dipidanakan” Jelasnya.
Berdasarkan data sistem penerimaan, dari total 544 siswa baru dibagi ke beberapa Jalur yaitu:
▪️Domisili 364 siswa
▪️Mutasi 27 siswa
▪️Prestasi 103 siswa
▪️Afirmasi 50 siswa
Seluruh data yang disajikan berdasarkan sistem, dan dapat diinformasikan secara transparan kepada masyarakat.
Menyinggung terkait ekstrakulikuler, kepsek mengatakan saat ini sedang dijalankan, untuk seluruh pelatih ekstrakulikuler harus memiliki lisensi.
“Ekstrakulikuler saat ini sedang dijalankan seperti basket, voli, catur, dan lain-lain, seluruh pelatih harus dibekali dengan lisensi agar berkualitas dan dapat dipertanggung jawabkan”, tutup kepsek.
(Riandy)

