Manado || Kibarnusantara – Polsek Wenang memilih turun langsung ke tengah masyarakat untuk mendengar berbagai persoalan keamanan yang dihadapi warga. Melalui kegiatan Safari Kamtibmas yang digelar di Kelurahan Mahakeret Barat, Lingkungan I, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Kamis (23/7/2026) malam, kepolisian membuka ruang dialog guna menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi menjaga keamanan lingkungan.
Kegiatan yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat, Polisi yang Presisi dan Mapalus Torang Jaga Manado Aman” tersebut dipimpin Kapolsek Wenang AKP Ronald Varit Sabaja. Turut hadir Lurah Mahakeret Barat Romy Songgigilan, jajaran pejabat utama Polsek Wenang, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ketua lingkungan, serta sekitar 50 warga.
Dalam forum yang berlangsung penuh keakraban itu, masyarakat secara terbuka menyampaikan sejumlah keluhan dan harapan terkait situasi kamtibmas di lingkungan mereka. Beberapa isu yang mencuat antara lain masih adanya warga yang mengonsumsi minuman keras di pinggir jalan, dugaan aktivitas perjudian yang meresahkan, hingga permintaan agar patroli kepolisian lebih ditingkatkan pada jam-jam rawan.
Kapolsek Wenang AKP Ronald Varit Sabaja menegaskan bahwa Safari Kamtibmas merupakan sarana komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat untuk mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang muncul di lingkungan warga.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu kami hadir untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, membangun komunikasi yang baik, dan memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah keterlibatan dalam tawuran, penyalahgunaan minuman keras maupun narkoba. Masyarakat juga diminta segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui Bhabinkamtibmas, Polsek Wenang, maupun layanan Call Center 110.
Selain persoalan keamanan, warga turut meminta penjelasan terkait prosedur penyelenggaraan kegiatan masyarakat seperti acara syukuran keluarga. Menanggapi hal tersebut, Kapolsek menjelaskan bahwa kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian perlu mendapatkan izin kepolisian melalui rekomendasi pemerintah kelurahan, dan seluruh proses pelayanan dilakukan tanpa dipungut biaya.
Safari Kamtibmas tersebut mendapat apresiasi dari warga yang menilai forum dialog seperti ini efektif mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
(TIM)

