Kibarnusantara || Manado – Paskah Nasional 2026 dipusatkan di Pohon Kasih, Kawasan Megamas Manado, Sulut pada Rabu 8 April 2026.
Event nasional ini akan dihadiri puluhan ribu peserta dari berbagai gereja interdenominasi di Sulawesi Utara.
Demikian pula tamu pejabat tinggi negara dan undangan dari berbagai daerah.
Terkait itu, untuk menghindari terjadinya kemacetan di seputaran lokasi acara, Panitia Paskah Nasional 2026 melalui Polda Sulut akan melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa ruas utama Manado.
Ketua Panitia Paskah Nasional 2026, Recky H Langie mengatakan, pada hari H, Jalan Pierre Tendean (Boulevard) dan Jalan Ahmad Yani ditutup sementara.
“Kendaraan yang ditumpangi peserta diperbolehkan masuk tapi tidak bisa sampai ke Megamas. Hanya bisa di lokasi parkir yang sudah ditentukan,” kata Langie, Selasa 7 April 2026.
Sejumlah lokasi parkir sekaligus drop off peserta ialah area eks Boulevard Mall dan Lion Hotel; God Bless Park dan Mantos.
“Panitia menyiapkan shuttle bis untuk antar jemput peserta,” kata Langie.
Terkait itu, Ditlantas Polda Sulut akan melakukan pengalihan arus kendaraan sehubungan dengan penutupan sementara Boulevard.
Kendaraan dari arah Malalayang akan lurus (contra flow) ke arah Jalan RW Mongisidi lalu lanjut ke Jalan Bethesda hingga bundaran Patung Samrat, Wanea.
Di titik ini kendaraan bisa belok kiri ke arah Tanjung Batu, Jalan Sam Ratulangi maupun ke arah Karombasan.
Sebaliknya, kendaraan dari arah Jalan Sam Ratulangi menuju ke bagian selatan (Malalayang) tidak boleh masuk ke Jalan Ahmad Yani.
Kendaraan lurus ke arah Patung Samrat, lurus ke arah Stadion Klabat melewati Kleak dan keluar di gerbang Kampus Universitas Sam Ratulangi Manado.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan saat berkendara akibat adanya evenmenjat Paskah Nasional,” tutupnya

